Tips Membeli Karpet, Jangan Sampai Salah Pilih!

By | July 9, 2021

Banyak hal yang bisa dilakukan oleh karpet untuk rumah Moms. Ruang tamu tidak lengkap tanpa adanya karpet, begitu juga ruang keluarga akan lebih hangat jika dilapisi karpet.

Tetapi, dengan begitu banyak pilihan karpet di luar sana, menemukan yang terbaik bisa terasa seperti mencoba memecahkan teka-teki.

Karpet yang tepat bisa dipakai lama dan member kesan tertentu pada rumah. Oleh karena itu, saat Moms memutuskan untuk membeli karpet, putuskanlah dengan baik.

”Karpet yang salah akan membuang uang. Menemukan karpet yang ideal memang tidak mudah,” kata perancang interior yang berbasis di New York, Celerie Kemble dari situs globalkarpet.com.

Tips Membeli Karpet

Sebagai bahan pertimbangan, berikut beberapa tips bagi Moms sebelum membeli karpet baru.

1. Tentukan Ukurannya

Karena membeli karpet termasuk dalam pengeluaran yang mahal, penting bagi Moms untuk mengetahui ukuran karpet untuk dihamparkan di sebuah ruangan.

“Kami selalu mulai dengan yang pertimbangan karpet yang simpel sampai ke dekoratif. Apakah ada pintu dan ayunan pintu untuk dipertimbangkan? Apakah ada perapian?” ujar Kemble.

Setelah mempertimbangkan ini, pertimbangkan juga sirkulasi di sekitar area tempat duduk.

Cara yang umum untuk mengukur karpet adalah memastikan bahwa karpet berada di atas dua kursi sofa.

Karpet kecil yang berada di tengah ruangan dan tidak ditambatkan oleh sofa dan kaki kursi sangat tidak disarankan.

“Karpet kecil terlihat seperti menghilang dan tidak cocok. Hal itu tidak begitu indah dipandang,” jelas Susanna Joicey-Cecil, direktur pemasaran untuk The Rug Company, London.

2. Pilih Motif Karpet

Tips membeli karpet yang kedua adalah memerhatikan motifnya. Karpet bermotif berani dapat berfungsi sebagai titik fokus dekoratif jika digunakan di ruang tamu.

Memutuskan untuk membeli karpet bermotif atau tidak akan tergantung bagaimana konsep keseluruhan rumah.

Di kota, kata Celerie, seringkali klien ingin menggunakan karpet bermotif antik tetapi hal tersebut tidak berlaku di rumah-rumah pedesaan atau pantai.

“Untuk lingkungan yang lebih santai, ada motif cantik yang indah dengan pola di dalamnya, seperti garis-garis halus. Untuk sedikit aksen tambahan, pilih bahan kulit atau suede,” kata Richard Mishaan, desainer interior di New York.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *