Tahukah Anda? Kopi Ternyata Memicu Obesitas Lho!

Kopi merupakan salah satu minuman yang banyak diminati oleh masyarakat. Kopi sangat digemari karena memiliki rasa yang khas di lidah. Kopi juga sangat pas untuk menemani aktifitas sehari-hari. Ada yang mengatakan minuan kopi bisa digolongkan sebagai minuman mood boster. Karena, setiap yang meminumnya, semangat dari seseorang akan meningkat dan bisa lebih bersemangat lagi. Tak heran jika, banyak orang yang ingin terus ditemani kopi saat sedang beraktifitas.

Hasil gambar untuk kopi memicu diabetes

Namun, sayang nya sekarang kita tidak lagi mengkonsumsi kopi secara berlebihan selain karena efek kafein yang tidak baik untuk lambung jika dikonsumsi dalam jumlah bayak. Meminum kopi bisa menyebabkan kegendutan bahkan obesitas. Ini dikarenakan gula yang tekandung pada minuman kopi. Jika ini di konsumsi setiap hari maka, kadar gula yang kita miliki bakal naik dan bisa menyebabkan obesitas.

Yang sedang diet sebaiknya menghindari kopi

Bagi Anda yang sedang diet sebaiknya lebih memperhatikan makanan Anda kembali. Pilih makanan yang sehat dan jauh dari lemah atau segala hal yang memberikan efek gemuk pada tubuh termasuk kopi dan minuman manis lainnya.

Berdasarkan Penelitian Helda Khusuma dari SEAMEO-REFCON pada 864 pria dan perempuan 18-45 tahun di Jakarta Timur, Bandung, Surabaya, Makassar dan Medan menyatakan bahwa  bahwa seharusnya minumanan itu seharusnya tidak membuat dehidrasi. Namun nyatanya, beberapa minuman berperisa manis. Selain kopi dan teh, jenis minuman manis lain memberi kontribusi asupan kalori meliputi minuman soda (0,4 persen), jus buah (0,3 persen) dan lainnya (0,7 persen).

Teh manis menduduki peringkat pertama dalam daftar minuman yang sering dikonsumsi masyarakat urban Indonesia, setidaknya tiga kali sepekan. 33,4 persen responden mengaku sering minum teh manis, diikuti dengan jus buah (13,8 persen), kopi (12,9 persen), kopi instan (12,4 persen), teh kemasan botol (9,3 persen) dan jus kotak (4,2 persen).

 

Menurut Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia Elvina Kayadi, ia mengatakan bahwasannya pola konsumsi dari masyarakat urban salah satu hal yang sangat mengkhawatirkan. Apalgi konsumsi gula yang tinggi tidak diimbangi dengan aktifitas yang cukup. Hal inilah yang menyebabkan minuman manis bisa berpotensi obesitas atau kegemukan.

 

Mencoba kopi tanpa gula

 

Bagi Anda yang sudah terlanjur cita terhadap minuman kopi, Anda tidak perlu khawatir. Karena Anda tetap bisa mengkonsumsi kopi kapanpun dan dimanapun tanpa takut gemuk. Ya, tentusaja dengan mengurangi kadar gula yang digunakan. Anda juga bisa meminum kopi tanpa gula. Cara ini benar akan terus membuat hari-hari Anda menyenangkan dengan ditemani secangkir kopi tanpa takut gemuk bahkan obesitas.

Jika Anda tetap menggunakan gula karena ridak terbiasa meminum kopi tanpa gula, Anda bisa tetap menambahkannya dengan gula. Tentu saja dengan gula yang low sugar dan aman untuk diet. Anda juga bisa menerapkan ini pada minuman lain yang Anda sukai.

Namun, sebaiknya Anda tetap menjaga konsumsi air putih dan makan-makanan sehat terutama sayuran. Karena, obesitas tidak hanya disebabkan oleh konumsi gula yang berlebihan. Namun juga bisa disebabkan oleh makann-makan yang cepat dan mengandung banyk MSG. Apalagi pola makan yang tidak sehat. Hal ini akan sangat membantu berat badan Anda naik dan cepat mengalami obesitas.

So, tetap jaga kesehatan Anda dengan konsumsi makan-makanan yang sehat dan minum air putih yang cukup. Jangan lupa olahraga yang rutin agar badan tidak mudah sakit, cepat lelah dan banyak menimbun lemak.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *