Apa Itu Efek Compounding Dalam Investasi dan Seperti Apa Manfaatnya?

Buka Rekening Mandiri Syariah Online – Efek compounding bisa dibilang merupakan teman baik dan berkah bagi setiap investor.

Setiap investor, terutama mereka yang memang secara khusus berinvestasi untuk jangka panjang, pasti tahu betul bagaimana efek compounding akan memberikan keuntungan yang benar-benar signifikan terhadap kondisi dan tujuan keuangan.

Jadi, apa sebenarnya efek compounding? Sehingga investor sangat mencintai eksistensinya dan kerap membantu mewujudkan tujuan keuangan dalam jangka panjang.

Simak selengkapnya yuk!

Apa Itu Efek Compounding Dalam Investasi dan Seperti Apa Manfaatnya?

  • Apa Itu Efek Compounding?

Sederhananya, efek compounding adalah kemampuan sebuah aset yang mampu menghasilkan keuntungan untuk kemudian diinvestasikan kembali agar mampu menghasilkan keuntungan lagi.

Dengan kata lain, efek compounding bisa dikatakan sebagai efek yang menghasilkan pendapatan dari pendapatan sebelumnya.

Efek compounding juga kerap diartikan sebagai ‘bunga berbunga’ atau ‘bunga bergulung’, di mana bunga yang didapat dari hasil investasi sebelumnya diinvestasikan kembali ke instrumen yang sama atau yang berbeda

Sehingga bunga yang tadi diinvestasikan pun kembali menghasilkan bunga. Atau, pendapatan Anda menghasilkan pendapatan lagi. Begitu seterusnya hingga keuntungan investasi menjadi lebih maksimal.

Bila dirincikan maka:

  1. Bunga dari hasil compounding bisa didapat ketika uang yang Anda hasilkan dari investasi mulai menghasilkan keuntungan lagi ketika diinvestasikan kembali.
  2. Efek compounding bisa dibilang sebagai salah satu cara termudah untuk memenuhi tujuan keuangan.
  3. Semakin dini Anda berinvestasi, semakin banyak kesempatan bagi investasi Anda untuk menikmati efek compounding ini.

Masih banyak orang yang belum tahu bahwa efek compounding ternyata sangat bermanfaat. Untuk mulai mendanai, orang-orang cenderung berkata bahwa mereka tidak mampu mengumpulkan uang untuk diinvestasikan.

  • Seperti Apa Manfaat Efek Compounding Terhadap Investasi?

Mungkin, banyak orang yang masih enggan untuk mulai mendanai karena menganggap bahwa investasi hanya untuk yang sudah mapan. Padahal, investasi kerap dilakukan untuk menuju ‘kemapanan’.

Banyak juga orang yang menganggap bahwa investasi membutuhkan modal awal yang besar serta risiko yang teramat besa. Padahal risiko bisa dimitigasi dengan relatif mudah dan biaya yang dibutuhkan pun tidaklah besar.

Karena, dengan nominal Rp100.000, seseorang sudah bisa menjadi pendana atau investor di mobile banking mandiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *